Pasar butuh random walk walaupun menggunakan seragam pemerintah/militer
4 Oktober, 2008 1 Komentar
Ini khayalan saya lagi. katanya i wonder. Kemarin kita lihat di TV lagi, dengan cepat pasar bergerak dengan terjadinya merger antara Wells Fargo dan Wachovia dengan kapitalisasi yang menakjubkan dalam beberapa menit saja harga saham naik 76.73%, sebelumnya JP Morgan berperan memberi advis ke Wells Fargo, setuju beli deposito WaMu, menikkan $10M obral saham. Padahal FIDC sudah komit dengan Citigroup, ya begitulah kanan kiri oke/portofolio ke Wells Fargo. Sedangkan AIG (Edward Liddy,CEO) menyusul merestrukturisasi perusahaannya. Bisakah rescue-package dengan military walk bergerak secepat itu?. Ini membuktikan bahwa random-walk merupakan dasar dari pasar yang kuat, lebih efisien dari military-walk yang bertele-tele , menunggu rapat, menunggu issu-voting, polemik, demo, larangan/suspens mark-to-market dan segala urusan yang bertele-tele, hanya untuk membentuk harga. Index Saham yang memerah berupa sinyal bid 1 club/bottom line. Kemudian berita merger Wachovia dan Wells Fargo membentuk 2 club dan hijau semua. yang dibutuhkan pasar saat itu hanyalah interest rate yang diturunkan, secara random pula, bukan politik pasar, bisa insentif disinsentif, bisa lewat fiskal, kebijakan sektor riil, dll. Namun congress sudah kepalang sidang, harus ada keputusan karena sudah diagendakan, namun tidak ada pilihan untuk tidak membuat keputusan [termasuk tapi tidak dibatasi kampanye seperti serangan fajar] 7 NT , dan tidak book, down 2 [ Wachovia +76.73%, Wells Fargo +9.44%,Citigroup -13.56%, DJIA,S&P,Nasdag semua hijau > 2% ] Peristiwa ini saya kira tidak akan pernah dilupakan dalam waktu lama. Lumayan untuk blogger amatir sedikit coward seperti saya dan mungkin anda he.. he.., saya hanya main deposito, besok mungkin daftar ke poems/etrading beli index saja saja he he …murah.. Inilah yang pernah saya baca dibuku:
Penggolongan Proses Stokastik
• Waktu diskrit; variabel diskrit
• Waktu diskrit; variabel kontinyu
• Waktu kontinyu; variabel diskrit
• Waktu kontinyu; variabel kontinyuPemodelan Harga Bursa saham
• Kita dapat menggunakan yang manapun empat jenis Proses Stokastik untuk model harga bursa saham
• Waktu yang kontinyu, proses variabel kontinyu membuktikan menjadi paling bermanfaat untuk kepentingan penilaian surat-surat berharga derivative [ seperti kasus subprime]Proses Markov
• Pada proses Markov pergerakan di masa-depan dalam suatu variabel tergantung hanya pada di mana kita berada, bukan sejarah tentang bagaimana kita mencapai di mana kita berada [yang sudah terbukti dipasar Wall-street 3-10-2008, 08:00-11:00 walaupun hanya 3 jam saja, tapi ini bukti dengan saksi diseluruh dunia, dimana setelah voting langsung rontok semua, tapi John yang dipinggir jalan sudah terjamin sekarang].
• Mungkin kita akan berasumsi bahwa harga Bursa saham mengikuti Proses MarkovEfisiensi Pasar Bentuk-Lemah
• Pernyataannya adalah bahwa mustahil untuk menghasilkan keuntungan superior secara konsisten dengan suatu aturan perdagangan berdasar pada sejarah harga Bursa saham masa lalu. Dengan kata lain analisa teknis tidak bekerja.
• Suatu Proses Markov untuk harga Bursa saham dengan jelas konsisten dengan efisiensi pasar weak-form.
Jika Subprime Mortgage Amerika seperti KPR BTN kecuali krisisnya
1 Oktober, 2008 oleh nemu 3 Komentar
Seperti kita ketahui kalau kita aplikasi KPR BTN, tentunya slip gaji adalah yang pertama kali dipersyaratkan, kemudian syarat syarat berikutnya yaitu membayar cicilan tetap/flat sesuai lama cicilan yang dipilih. Lha kalau di Amerika sono agak lain. Katakan karyawan bernama Jimmy mengajukan KPR kepada Bank/Jasa Penyalur KPR/Washington Mutual untuk rumah senilai USD 800.000. Kemudian Bank itu menjual KPR Jimmy tadi ke lembaga investasi/penjamin KPR [Goldman Sachs,Fannie Mae=Federal National Mortgage Association, Freddie Mac=Federal Home Loan Mortgage Corporation]. Goldman/Fannie/Freddie lalu membudel KPR Jimmy beserta KPR yang lain dan menjualnya dalam bentuk surat berharga MBS [Mortgage-backed Securities] dengan peringkat AAA/ A /B dan dijual di Wall Street..Dan supaya aman dari gagal bayar maka Bank penyalur KPR mengasuransikan KPR ke Perusahaam Asuransi [AIG]. Bank juga bisa menjual beberapa KPR ke Wall Street dalam hal ini dibeli Lehman Brothers yang lalu menulap surat-surat ini menjadi Collateral Debt Obligation Pools [CDOs] dengan peringkat AAA/ A /B juga. Lha CDO ini di beli oleh Investor Institusi [ Vanguard, Bear Sterns hedge funds, Dana Pensiun Guru New York]. Kemudian dijual lagi pada pembeli rumah dalam bentuk IRA dan 401k. IRA= Individual Retirement Accounts , serta 401k plans. Gonjang ganjing ini timbul karena suku bunga The Fed, jenis KPR dengan bunga mengambang serta harga rumah yang rendah kecuali California. Sejak 2002 suku bunga The Fed masih 1.24% dan karena bunga murah berbondong bondong karyawan termasuk guru membeli rumah via KPR ini [ dengan resiko tinggi = subprime]. Krisis meledak karena The Fed menaikkan suku bunga pelan pelan dan menjadi 5.25% di bulan Juni 2006. Bunga 5.25% ini terus bertahan sampai 14 bulan.
Khayalan kita tentang perusahaan Indonesia apa yang terkena krisis Amerika ini. Hal hal yang perlu diperhatikan.
Baca juga : Senat Amerika menyetujui dana talangan USD 700 Miliar [] Perhitungan asset berdasarkan nilai pasar sedang diusulkan disuspens [] Pasar butuh random walk walaupun menggunakan seragam pemerintah/militer
Disimpan dalam Bisnis Hari Ini, Jika A seperti B kecuali C Dikaitkatakan dengan Arsitek, Arsitek rumah, Arsitektur, Article, Artikel, Bahasa Indonesia, Berita, Berkas, bisnis, Blog, Budaya, Buku harian, category, Cerpen, comment, Contoh Rumah, Curhat, Desain, desain rumah, Design rumah, Download, forum, Gambar Rumah, id, Info, Interior Rumah, Internet, Jakarta, kesehatan, Komputer, Lain-lain, Linux, Membangun rumah, Minimalis, minimalis5, Misteri, Musik, News, Opini, Pendidikan, Politik, Puisi, Renovasi Rumah, Renungan Rumah, Rumah, serba-serbi, UFO, umum