3. Disyungsi

Disyungsi ialah perakit yang dalam bahasa biasanya dinyatakan dengan kata ’atau’
Yang penting untuk diperhatikan ialah, bahwa kata ’atau’ itu tidak selalu sama artinya. Ambillah proposisi majemuk: ’Adam membeli celana atau baju’. Proposisi di atas dapat berarti : 1. Adam membeli celana dan tidak membeli baju; 2. Adam tidak membeli celana tetapi baju. Salah satu mesti benar, akan tetapi tidak keduanya. Disyungsi yang mengandung arti demikian itu disebut disyungsi eksklusif. Sifat eksklusif ini dalam bahasa sering ditegaskan dengan menggunakan kata-kata ’salah satu’ : ’Adam membeli celana atau baju, salah satu’. Disyungsi di atas dapat diartikan lain. Tidak hanya salah satu mesti benar, akan tetapi mungkin juga kedua-duanya benar. Disyungsi dalam arti ini disebut disyungsi inklusif
   ( Sukadijo, 1983, p70) . Tabel kebernaran disyungsi :

\phi\quad \psi\quad \phi\vee\psi
  B   B     B
  S   B     B
  B   S      B
  S   S     S

Menurut W.v.O Quine perakit definisi disyungsi adalah sebagai berikut :

D3. \ulcorner(\phi\vee\psi)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\sim(\phi\downarrow\psi)\urcorner

Ambillah \phi : adalah air sungai bersih ; dan \psi :
ikan-ikan menari. Jadi definisi D3.menjadi “air sungai bersih atau ikan-ikan menari, untuk TIDAK lah demikian bahwa air sungai tidak bersih atau ikan-ikan tidak menari” .

Bisa saja dengan definisi ini kita berkhayal hal hal yang lain , tidak ada batas dalam imajinasi.

One Response to 3. Disyungsi

  1. Ping-balik: Arti kupu kupu di patung Barack Obama | rekanpenulis.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: