Khayalan Nyontek atau Tidak Nyontek

Khayalan 1 : Didunia ini mana ada yang tidak nyontek ??. Semua orang diseluruh dunia nyontek …kok bisa ?? Yaa .. semua nyontek apa yang sudah diciptakan oleh Tuhan. Sebab segala benda dan mahluk hidup didunia ini sudah diberi Hukum Kodrat. Kita hanya perlu bersyukur saja. Masalahnya … lha wong tinggal nyontek Hukum Kodrat saja….. kok suliiiit …. pusing …. stress … ribut …kenapa ? Walaupun tidak mengaku … semua ciptaan barang tehnik didunia ..paling tidak nyontek Hukum Newton ….dan Prof. Newton nyontek Hukum Kodrat. Karena hak cipta kurang dimengerti maka ada pelanggaran hak cipta ……siapa terlebih dahulu menyontek Hukum Kodrat. Ibarat pepatah “”Jangan beri orang ikan , tapi berilah pancing” Tapi semua kolam dan semua sungai dan laut sudah dipatok : “Berbahaya !! Dilarang mancing disini”. Makanya saya salut dengan sistem open source dimana lisensinya GPL. Buku-buku karangan yang usianya …. paling tidak lebih besar dari 50 tahun tergantung jenis dan keperluannya, sepanjang pengetahuan saya, kita bebas menyontek karena sudah menjadi public domain. Sebab kalau tidak begini. Apakah ini bukan yang namanya monopoli menyontek Hukum Kodrat yang merupakan legacy dari YANG MAHA KUASA. Seba siapa yang berlagak suci ….. memiliki semua legacy ini ? Paling paling kita dibuat suram terus .dan hal itu dirahasiakan terus.. dan juga suramnya hati …sehingga ….. sulit ditiru. Atau diyakinkan oleh …. gila mode …gila model baru … .. sehingga legacy ini kita buang karena gengsi. katanya jadoel. Ini sih akal-akalan supaya dia itu yang memilik legacy ini dan jualannya tambah laku. Padahal yaitu-itu saja … sami rawon …Mau contoh …… hak royalti dan pengelolaan apa yang usianya sampai …90 tahun ?? Apakah ini tidak merampas dan menganiaya …milik … anak cucu ..yang tidak berdaya ??

Khayalan 2 : Ini lah konon karena dosa …. dan kegelapan hati … mau nyontek hukum kodrat menjadi sulit ….. konon katanya hati menjadi suram dan buta ….juga karena YANG memiliki Hukum Kodrat tidak berkenan kita menirunya dan memanfaatkannya ….. oleh sebab itu kita butuh kalangan yang bergerak dibidang historis dan hermenautis supaya hati menjadi cerah terang dan banyak penemuan kreasi dan inovasi. Bagaimana caranya …….. ???

Khayalan 3 : Huruf latin dan huruf arab juga nyontek dan ini dari kalangan historis dan hermenautis yaitu filsafat. Dan bagian dari bagian filsafat itu adalah Logika Matematika ….. ini yang saya jadikan teman berkhayal. Kata orang biasa disebut MENGADOPSI. Dari sini kita kembangkan turunan turunan khayalan khayalan selanjutnya yang relatif orisinil. Sebab konon menyontek Logika Matematika ini seperti orang menyontek bercocok tanam padi. Atau nyontek membuat dan menaiki sepeda. Atau nyontek bermain bulu tangkis. Apakah menyontek hal-hal seperti ini dilarang …. dan dapat nilai buruk ….???

Kok jadi berkhotbah begini …..???? Nggak tahulah ….. Sekian khayalan hari ini dan . Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan. Ini semata demi demokrasi ….. dan ini klik  TRICK MENYONTEK PALING SIIIIP

Iklan

Khayalan Wartawan Mengatasi Kemacetan Lalu Lintas Kota/Kabupaten

Seperti kita ketahui di semua kota dan atau kabupaten pastilah banyak wartawan. Dan sulitlah kita menemukan wartawan yang tidak diperlengkapi dengan Hand Phone (HP). Sering kali wartawan ini hidup dikota atau kabupaten yang mempunyai ciri ciri lalu lintas yang macet di jam jam tertentu dan dilokasi lokasi tertentu . Walaupun macet dilokasi tertentu dampaknya bisa memacetkan lalu lintas seluruh jalan kota / kabupaten tersebut. Ada apa dengan wartawan dan HP ??.


Khayalan 1 : Lalu lintas ini bisa dikhayalkan seperti pengaturan traffic dalam dunia Hand Phone ( HP). Seperti kita ketahui bahwa sistem HP ada dua yaitu CDMA ( code division multiple access) dan TDMA ( time division multiple access ) . CDMA memakai sistem QPSK ( quantized phase shift keying ) sedang TDMA memakai FPSK ( frequency phase shift keying ). Mari kita mulai dengan bahan – bahan khayalan.


Khayalan 2 : Jika lalu lintas jalan raya seperti traffic pada HP, kecuali untuk menampung kejadian dijalan raya pada infrasturktur HP, jika segala sesuatu itu sedemikian sehingga HP bisa mengatur lalu lintas pembicaraan yang padat tanpa crash demikian pula lalu lintas jalan raya. Kita ambil sistim TDMA yang unsur unsurnya adalah , waktu, pembagian, akses, berlipat ganda, sedang unsur FPSK adalah frekwensi ( kepadatan arus), fase, pergantian/giliran dan antrean. Pertanyaannya apa unsur unsur lalu lintas yang seperti sistim HP ini .


Khayalan 3 : Ada unsur waktu yaitu pukul 06:30 – 08:00 pagi dimana beban puncak terjadi, umumnya tidak ada pembagian yaitu semua tumpleg bleg masuk jam 07:00 anak sekolah TK,SD,SMP,SMA masuk pk 07:00, PNS dan pegawai pemerintahan pun pk 07:00, bahkan kalangan swasta yang terimbas ini mengikuti ( warung, transportasi, komunikasi ) dll. akibatnya macet, akses kegiatan ini memakai jalan dengan V/C ratio sudah >1 yang itu itu saja, unsur berikutnya tidak ada akses berlipat ganda , jalannya tidak paralel atau berjalur ganda APBD tidak cukup. Dari unsur FPSK, frekwensi kemacetan hampir tiap hari, fase ada dua fase berangkat dan fase pulang semuanya macet, shifting tidak ada karena bersamaan jam 07:00 dan antrean hampir tidak ada. Jalanan macet.


Khayalan 4 : Ada sesuatu yang lain sehingga jalan tidak macet. Sesuatu itu bagian dari yang punya wewenang mengatur unsur-unsur itu. Dinas Perhubungan dan Polisi saja tidak cukup sebab tidak bisa mengatur waktu masuk anak sekolah dan kantor, harus lebih tinggi lagi. Kemudian otorita ini mengadakan konsolodasi misalkan Sisitim TDMA : TK dan SD masuk pkl 06:30. SMP dan SMU masuk pkl 07:00 kemudian PNS dan BUMD masuk pkl 07:30 ( jangan lupa Menpan nanti bisa sewot kalau jalan sendiri ), dan Swasta dihimbau masuk pkl 08:00 atau lebih . Waktu pulang kantor dan sekolah juga menyesuaikan pergeseran waktu ini. Kemudian ….. siapa yang bisa mengatur masyarakat ??? Lha ini peran wartawan.


Khayalan 5 : Wartawan membawa konsep ini dengan peran publikasi pelaksanaan pergeseran waktu. Membuat berita koran, radio, TV maupun brosur-brosur yang berisi pengumuman serta segala sesuatu tentang pelaksanaan perubahan sisitim lalu lintas ini. DPRD ya sekedar lapor karena anggaran yang dipakai anggaran rutin yaitu , anggaran rutin Biro Humas berupa Iklan Layanan Masyarakat untuk koran , tabloid, majalah dll, Berita Spot TVRI, Berita singkat Radio. semua ini khan butuh wartawan untuk editing, rubrikasinya dan tentu saja penyiarannya. Ya sudah ini saja. Biayanya murah dibandingkan pelebaran jalan, pembebasan lahan, waktu tenaga dan seterusnya dan rasional, masuk akal. dan sekian "Khayalan Wartawan Mengatasi Kemacetan Lalu Lintas Kota/Kabupaten".

Rencana Sensor Internet Indonesia

Saya pernah bekerja di bidang data dan publikasi , waktu itu jaringan komputernya asalnya hanya menggunakan jaringan biasa data base pakai oracle dan windows NT , kemudian ada kebijakan baru dipasang anti virus sekaligus filter situs porno kalau tidak salah pakai Fortigade/Fortinet. Seingat saya kalau komputer kita bersih dari semua virus dan situs-situs tersebut ( cookies nya mungkin ) saya kurang paham komputer sudah ada perlambatan akses , namun sekali saja terdeteksi gejala virus maupun cookies porno, wah jangan harap kita bisa konek lagi. Susahnya di scanning dan diblockir seperti ini. Waaah Macet – cet ….. Lha saya membayangkan seandainya larangan ini diberlakukan , komputer macet berjamaah akan merajalela … akibatnya kepentingan lain yang lebih penting dari sekedar porno turut macet. Penerbitan dan akses berita macet … , segala macam aspek kepentingan … dengan jaringan internet ikut macet …… Pertanyaannya .. apa mungkin komputer walupun bersih tidak ikut kena imbas kemacetan ini ?????? Berapa biaya pemasangan filter dan kerugian kemacetan ini. Apakah ini bukan akal-akalan pengusaha security komputer dapat proyek nasional ??? Hanya babe babe yang tahu …


Perlu anda ketahui nantinya disetiap jaringan di kabupten kota perusahaan-perusahaan dengan UU ini harus dipasangi alat-alat seperti ini …, pengusaha IT siap-siap ikut tender barang IMPOOORT !!! …..lalu… menguap lagi duit rakyaaat ……. terbang keluar negeri …………… Kalau saya setuju saja sepanjang KANDUNGAN LOKAL minimal 70%. Setelah ada protes kiri kanan kebebasan pers …. UU direvisi ..dibolehkan lagi, asal untuk dewasa umur 21 tahun keatas … tapi proyek sudah lewat dan kontraktor dan pimpro bebas pengawasan dan biaya maintenance …………. ..he..he..he..

Khayalan Identitas sebagai Nasionalisme Jati Diri Bangsa( 1 )

Ini bahan bahan khayalan supaya tidak terlalu muluk juga tidak terlalu realitas pas gitu lho seperti gethuk yang tidak terlalu manis juga tidak terlalu mahal. Membuat definisi tidak terlalu panjang lebar sehingga bisa direduksi menjadi satu primitif Ini definisi yang tergolong REDUKSI MENJADI SATU PRIMITIF

D1. \ulcorner\sim\phi\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\phi\downarrow\phi\urcorner

D2. \ulcorner(\phi\centerdot\psi)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner(\sim\phi\downarrow\sim\psi)\urcorner

D3. \ulcorner(\phi\vee\psi)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\sim(\phi\downarrow\psi)\urcorner

D4. \ulcorner(\phi\supset\psi)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner(\sim\phi\vee\psi)\urcorner

D5. \ulcorner(\phi\equiv\psi)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner((\phi\supset\psi)\cdot(\psi\supset\phi))\urcorner

D6. \ulcorner(\phi\cdot\psi\cdot\chi)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner((\phi\cdot\psi)\cdot\chi)\urcorner, dan seterusnya

D7. \ulcorner(\phi\vee\psi\vee\chi)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner((\phi\vee\psi)\vee\chi)\urcorner, dan seterusnya

Ini penting sebagai bahan khayalan karena kahayalan itu berada diseputar keberadaan kenyataan realitas dilapangan seperti Metro Realitas selanjutnya eksistensi itu

dikuantifikasi sehingga nyata bisa dihitung baik dengan skala likert atau atau skala nominal dan syukur-syukur skala ratio. Kuantifikasi Realitas.
Ini definisi yang tergolong EKSISTENSIAL QUANTIFICATION

D8. \ulcorner(\exists\alpha)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\sim(\alpha)\sim\urcorner

Ini definisi yang tergolong ABSTRAKSI

D9. \ulcorner(\beta\epsilon\hat{\alpha}\phi)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner(\exists\gamma)(\beta\epsilon\gamma\cdot(\alpha)(\alpha\epsilon\gamma\cdot\supset\phi))\urcorner

Ini satu lagi bahan khayalan mengenai identitas. Sering kita mendengar di pemberitaan contohnya “kita telah kehilangan identitas budaya” “bangsa yang kehilangan identitas” “eksibisi di yogyakarta dengan lukisan wanita dengan berbagai wajah selebriti yang katanya kehilangan identitas” dan banyak lagi mengenai identitas.
Ini definisi yang tergolong IDENTITAS

D10. \ulcorner(\zeta=\eta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner(\alpha)(\alpha\epsilon\zeta\cdot\equiv\cdot\alpha\epsilon\eta)\urcorner

Dan ini NON IDENTITAS

D11. \ulcorner(\zeta\neq\zeta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\sim(\zeta\neq\zeta)\urcorner

Dan ini RESUME ABSTRAKSI

D12. \ulcorner(\hat{\alpha}\phi\epsilon\zeta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner(\exists\beta)(\beta=\hat{\alpha}\phi\cdot\beta\epsilon\zeta)\urcorner

D13. \ulcorner(\zeta\tilde{\epsilon}\eta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\sim(\zeta\epsilon\zeta)\urcorner

D14. \ulcorner(\zeta,\eta\epsilon\theta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner(\zeta\epsilon\theta\cdot\eta\epsilon\theta)\urcorner, dan seterusnya

Dan ini dua ABSTRAK yang terpenting dari semua khayalan yang biasanya dilandasi abstrak ini.

D15. '\texttt{V}'\quad untuk \quad'\hat{x}(x=x)'

D16. '\Lambda'\quad untuk \quad'\hat{x}(x\neq x)'

'\texttt{V}'\quad adalah kelas dari semua unsur yang SELF IDENTIKAL ( JATI DIRI ) sebaliknya '\Lambda'\quad adalah kelas dari semua unsur yang TIDAK

SELF IDENTIKAL ( TIDAK PUNYA JATI DIRI ) yang sering disebut KELAS ENOL ( NULL CLASS )

Khayalan Identitas ( 2 )

Deskripsi dan Penamaan

D17. \ulcorner(\imath\alpha)\phi\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\hat{\beta}(\exists\gamma)(\beta\epsilon\gamma\cdot(\alpha)(\alpha=\gamma.\equiv.\phi))\urcorner

Produk Logis , Penjumlahan dan Komplemen

D18. \ulcorner(\zeta\cap\eta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\hat{\alpha}(\alpha\epsilon\zeta\cdot\alpha\epsilon\eta)\urcorner

D19. \ulcorner(\zeta\cup\eta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\hat{\alpha}(\alpha\epsilon\zeta.\vee.\alpha\epsilon\eta)\urcorner

D20. \ulcorner(\bar{\zeta})\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\hat{\alpha}(\alpha\tilde{\epsilon}\zeta)\urcorner

Inklusif

D21. \ulcorner(\zeta\subset\eta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner(\alpha)(\alpha\epsilon\zeta.\supset.\alpha\epsilon\eta)\urcorner

Unit Kelas

D22. \ulcorner(\iota\zeta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\hat{\alpha}(\alpha=\zeta)\urcorner

Pasangan dan Relasi

D23. \ulcorner(\zeta;\eta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner(\iota\iota\zeta\cup\iota(\iota\zeta\smile\iota\eta))\urcorner

D24. \ulcorner(\zeta(\eta,\theta))\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner(\zeta(\eta,\theta\epsilon\texttt{V}.\eta;\theta\epsilon\zeta)\urcorner

Abstrak dari Relasi

D25. \ulcorner\hat{\alpha}\hat{\beta}\phi\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\hat{\gamma}(\exists\alpha)(\exists\beta)(\alpha,\beta\epsilon\texttt{V}.\eta;\theta\epsilon\zeta\urcorner

D26. \ulcorner\dot{\zeta}\urcorner\quad atau \ulcorner\dot\zeta\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\hat{\alpha}\hat{\beta}(\zeta(\alpha,\beta))\urcorner

Konversi, Bayangan, dan Produk Relatif

D27. \ulcorner\breve{\zeta}\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\hat{\alpha}\hat{\beta}(\zeta(\beta,\alpha))\urcorner

D28. \ulcorner(\zeta\prime\prime\eta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\hat{\alpha}(\exists\beta)(\zeta(\alpha,\beta).\beta\epsilon\eta)\urcorner

D29. \ulcorner(\zeta|\eta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\hat{\alpha}\hat{\gamma}(\exists\beta)(\zeta(\alpha,\beta).\eta(\beta,\gamma))\urcorner

Khayalan Identitas ( 3 )

Asal Usul, Cikal Bakal, Asal Mula, Nenek Moyang

D30. \ulcorner(*\zeta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\hat{\alpha}\hat{\beta}(\gamma)(\beta''\gamma\subset\gamma.\beta\epsilon\gamma.\supset.\alpha\epsilon\gamma)\urcorner

Fungsi

D31. \ulcorner(\zeta'\eta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner(\imath\alpha)\zeta(\alpha,\eta)\urcorner

D32. \ulcorner(\mathfrak{r}\zeta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\hat{\beta}(\exists\gamma)(\alpha)(\alpha=\gamma.\equiv\zeta(\alpha,\beta))\urcorner

Abstraksi dari Fungsi

D33. \ulcorner(\lambda_{\alpha}\zeta)\urcorner\quad untuk \quad\ulcorner\hat{\beta}\hat{\alpha}(\beta=\zeta)\urcorner

Identitas dan Keanggotaan satu Relasi

D34. '\textit{I}'\quad untuk '\lambda_{\lambda}x'\quad

D35. '\mathcal{E}'\quad untuk \quad'\hat{x}\hat{y}(x \epsilon y)'

Nol, Satu, Suksesor

D36. '0'\quad untuk \quad'\iota\Lambda '

D37. '1'\quad untuk \quad'\hat{x}(\exists y)(y \epsilon x.x \cap\overline{\iota y} \, \epsilon\,0 ) '

D38. '2'\quad untuk \quad'\hat{x}(\exists y)(y \epsilon x.x \cap\overline{\iota y} \, \epsilon\,1 ) '

D39. 'S'\quad untuk \quad'\lambda_{z}\hat{x}(\exists y)(y \epsilon x.x \cap\overline{\iota y} \, \epsilon\, z ) '

Bilangan Natural

D40. ' Nn '\quad untuk \quad' (\ast S'' \iota 0)'

Himpunan Counter

D41. ' Sa '\quad untuk \quad' \lambda_{z}(x \cup \iota x) '

D42. ' Cs '\quad untuk \quad' (\ast S''\iota \Lambda)'

Khayalan Sungai dan Kolam Pancing

Rumus khayalannya seperti ini , jika sungai itu seperti kolam pancing kecuali untuk menmpung kejadian bebas dimana kolam pancing mengandung kejadian bebas dari E, maka segala E sedemikian sehingga menjadi kolam pancing maka juga adalah sungai. Faktor E dikolam pancing ini adalah seperti , tiket masuk kolam pancing, ada juga kursinya untuk mancing ada juga atap supaya tidak kepanasan dan kehujanan , tentu saja timbul toko peralatan pancing serta restoran bahkan penginapan bilamana ada perlombaan pancing yang memakan waktu berhari hari dan tentu saja kwalitas air kolam pancing dan jumlah ikannya menetukan laris tidaknya kolam pancing itu dan faktor E seterusnya lebih banyak lagi .


Jika saja sungai mirip kolam pancing maka ditepi sungai banyak orang mancing , ada tempat duduk untuk mancing dan segala perlengkapan memancing dengan sendirinya menjadi satu bisnis tersendiri. Yang penting kolam pancing itu ada manajernya dan siapa manajer sungai itu ? Nantinya orang mancing di sungai harus punya tiket mancing seperti SIM untuk tiket mengemudi, dengan senang hati tentunya disambut masyarakat pemancing, tapi ya kalinya harus bersih , banyak ikannya, ada perlengkapannya dll.


Yang namanya khayalan harus ada buktinya : Buktinya ada di Belanda , disana kalinya bersih sekali , orang mancing pakai surat ijin memancing, ada polisinya, kalau ikan dipancing lebih kecil dari 20 cm harus dilepas lagi, dan seterunya ada kode etiknya , orang mandi dikali berjemur dan mandi di polder polder dengan natural dan kembali ke alam tanpa sehelai benangpun , sumpegnya dia ini mengikuti budaya Bali yang telanjang dada yang dilukis oleh Le Mayeur, sementara kita sudah meninggalkan budaya ini, namun kalinya kotor, kali menimbulkan banjir dan penderitaan berkepanjangan, ikannya mati semua kena polusi, minum dan masak air sulit apakah ini gerakan moral ?????. Demikian khayalan hari ini