Model Manajemen Pengetahuan Skandia

Komentar saya ( atau di botd.wordpress banyak bapak dosen dan bapak guru tertarik manajemen ilmu berkomentar )
pada artikelnya Bambang Setiarso sebagai berikut. Bila rumus rumus dibawah rumus ini dirangkai maka akan menjadi seperti ini
Market Value = Financial Capital + Human Capital + Market Capital + Process Capital + Renewal & Development Capital
Problemnya disini tidak dimasukkan unsur "Perubahan", sebab apabila kita membahas unsur perubahan kita harus memasukkan unsur "waktu" sehingga bisa diukur akuntabilitasnya serta bisa diuraikan deferensial dan integralnya dalam kurun rencana induk / master plan. Disamping itu proses dibawah ini adalah linier seperti reaksi kimia yang tidak dapat balik, padahal semua anggaran mempunyai suklus tahunan dan ada umpan baliknya, contohnya renewal capital, yang namanya renewal adalah siklus dan ada unsur waktu. Atau dalam satu sistem unsur pajak bisa dianggap feedback dengan gain yang terkontrol . Namun sebagai gambaran Makro sudah sangat bagus dan bisa jadi arah kebijakan umum dari penentu kebijkan kita yang terhormat.

“Model Skandia” menggambarkan pengetahuan sebagai berikut:
Market Value = Financial Capital + Intellectual Capital
Intellectual Capital = Human Capital+ Structural Capital
Structural Capital = Market Capital+ Organizational Capital
Organizational Capital = Process Capital+ Renewal & Development Capital

  • Process Capital : proses, aktifitas, dan infrastuktur untuk penciptaan, pemakaian bersama, pemindahan, dan penyebaran pengetahuan yang dapat memberikan sumbangan kepada produktifitas organisasi.
  • Renewal and Development Capital : kemampuan dan investasi aktual untuk masa depan,seperti : pembelajaran, penelitian dan pengembangan, paten, merek dagang.
  • Human Capital: pengetahuan, keterampilan, kemampuan melahirkan inovasi, dan
    kemampuan anggota organisasi melakukan tugasnya, termasuk didalamnya nilai, kultur,dan filosofi. Juga termasuk pengetahuan, kebijakan (wisdom), keahlian, intuisi, dan kemampuan perorangan untuk mewujudkan tugas dan tujuan; merupakan milik perorangan dan tidak bisa dimiliki oleh organisasi.
  • Structural Capital : pengetahuan yang menetap di sebuah organisasi di luar modal manusia.
  • Market Capital: nilai dalam hubungan sebuah organisasi dengan klien.
  • Organizational Capital : perangkat keras, perangkat lunak, pangkalan data, struktur organisasi, paten, merek dagang, dan segala sesuatu yang mendukung produktifitas perorangan melalui penggunaan bersama dan penyebarannya.

Dikutip dari : Bambang Setiarso, MANAJEMEN PENGETAHUAN (KNOWLEDGE MANAGEMENT) DAN PROSES PENCIPTAAN PENGETAHUAN, , Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2006 IlmuKomputer.Com

One Response to Model Manajemen Pengetahuan Skandia

  1. madzz mengatakan:

    salam kenal……tukeran link yukkkkkkk

    ayukkk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: