Jika Katulistiwa mengalami Percepatan Masa Modern di Zona 4 musim kecuali beda lokasinya.

Digiatkan penciptaan lokasi-lokasi disekitar kita yang sejuk seperti di Eropa dengan kata lain Penghijauan di kota di giatkan. Pedestrian yang sejuk diciptakan dengan cara Dinas Pertamanan menanam tanaman merambat (spt bunga sepatu dll) sebagai atap jalur trotoar-trotoar yang murah karena tumbuh sendiri sehingga pejalan kaki nyaman di siang yang terik. Begitu pula dengan jalur jalur berkendaraan Sepeda roda dua, BMX, jalur Rollerblade, jalur skate board,sepatu roda, diberi tanaman merambat murah sebagai atap. Pada umumnya kita ciptakan lingkungan yang sejuk dan nyaman sehingga ada kedamaian. Ada musim dingin seperti (musim hujan) dimana orang banyak dirumah untuk belajar dan menciptakan penemuan penemuan. Musim seperti musim semi atau musim peralihan/adaptasi masa peremajaan, Musim panas adalah musim siswa baru/liburan/rekreasi musim panen penemuan. dan Seperti Musim Gugur persiapan masa penciptaan penemuan dimusim dingin.

Jika gerakan masa modern terjadi di Nusantara maka :

  1. Ada Gerakan Renaissance (kelahiran kembali) mentalitas individual:Kebebasan seperti kebebasn pers, pemilu, pilkada, kreasi, inovasi, ukm bebas berusaha. Persamaan seperti jamkesmas,sekolah gratis,keluarga berencana, UMR, pada intinya belanja pemerintah untuk persamaan/pemerataan. Emansipasi seperti 30% wanita, lady first, emansipasi suku terbelakang dll. Otonomi diri seperti dimulainya penggalakan OTODA,bagi hasil,pajak daerah, sampai otonomi rumah tangga.
  2. Ada Revolusi seperti Revolusi Copernicus (1473 – 1543)
    Matahari sebagai pusat alam semesta, diterjemahkan dalam pesta Matahari seperti Pesta Rakyat dengan thema Pertanian, Perkebunan, Perikanan,Kehutanan dengan full energi Matahari, Juga.pesta panel murah pembangkit energi listrik surya, pesta mandi air panas dengan pemanas matahari, pesta sinar matahari seperti, pesta produksi genteng kaca murah, pesta bata kaca murah digiatkan, pesta lensa-lensa, pesta kaca sebagai penerus dan pemantul sinar sebagai penghormatan pada Sinar Matahari yang melimpah di Indonesia digiatkan.
    Revolusi Metode induktif : experimental dimana induktif dimengerti karena adanya Magnet Induktif, maka digiatkan juga pesta Magnet tentunya digiatkan penemuan cadangan Magnetite, eksplorasi Magnet menjadi pesta Magnet berupa pesta generator dan pesta motor listrik, pesta penemuan mesin mesin mekanik. Intinya semangat induktif seperti magnetisme menjadi pesta Induktif, contohnya.BPPT/LIPI/MenRistek menemukan sesuatu yang baru segera induksikan pada rakyat berupa pesta induksi penemuan baru. Seperti keseriusan kita pada Pesta Demokrasi.

Dengan rumus sederhana : Jika A seperti B kecuali C, silahkan mengeksplorasi / meng-induksi hal-hal dibawah ini.
Zaman Aufklarung (pencerahan/ abad 18) Menggunakan akal budi dengan inti :

  • Ajaran Rasionalisme (Descartes, 1596-1650)
  • Ajaran Empirisme (Francis Bacon, 1561-1626) Pengetahuan inderawi
  • Ajaran Kritisisme (Immanuel Kant, 1724-1804) gabungan a + b
  • Filsafat Pragmatisme (William James, 1842-1910) Kebenaran konsep/ide harus dilihat konsekuensi praktisnya / kegunaannya.
  • Filsafat Fenomenologi (Edmund Husserl, 1839-1939) dimana kebenaran = kenyataan benda itu sendiri
    Tiga tahap dalam metode fenomenologis yaitu :
    Reduksi Fenomenologis : Reduksi Eidetis, Reduksi Transendental
  • Filsafat Eksistensialisme (S. Kierkegaard, 1813).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: