Jika penangkaran satwa langka seperti Sastra kecuali habitatnya

Kegiatan penangkaran yang berhasil meningkatkan populasi suatu jenis hewan/tumbuhan akan sangat bermanfaat bagi kelestarian jenis tersebut dan juga jenis lainnya secara tidak langsung. Selain untuk re-stocking ke habitat alam, hasil penangkaran tersebut juga dapat dimanfaatkan sesuai peraturan yang berlaku.Dengan demikian, diharapkan kegiatan perburuan di habitat alam dapat dikurangi dan dihentikan. Sebagai gantinya, pemenuhan permintaan terhadap hewan/tumbuhan sebagai hewan pelihara (pet)/ tanaman hias yang terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan budaya masyarakat, akan dapat disuplay dari hasil penangkaran.

Dengan rumus Jika A mirip B kecuali C, bisa diuraikan jika hewan/tumbuhan langka seperti tata bahasa/sastra yang langka kecuali habitatnya, bisa kebayang bagaimana menangkarkan sastra Indonesia yang sekarang semakin langka. Contohnya ada sekitar 1000 peribahasa Indonesia yang sudah langka hidup di masyarakat. Jika setiap keluarga menangkarkan satu saja dari peribahasa langka itu, dan mengembang-biakkan dan kemudian dilepas kehabitat liar. Bisa terbayang akan banyak perusahaan perusahaan waralaba / franchise baru hasil penangkaran peribahasa langka di keluarga-keluarga yang siap dilepas ke habitat aslinya yaitu masyarakat umum Indonesia. Semoga anda terhibur dengan tulisan ini, dan tiada gading yang tak retak mohon maaf bila ada tutur kata yang kurang berkenan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: