Aequo et bono

Berkali kali dia mengatakan apabila hakim berpendapat lain mohon putusan yang seadil-adilnya atau aequo et bono. Dan sekarang putusan sudah dijatuhkan dan ada indikasi banding. Hal ini timbul karena asas audie et alteram partem kedua dua belah pihak sudah didengar oleh hakim. Karena masih ada keraguan nampaknya hakim memakai asas in dubio pro reo dalam keadaan yang meragukan, hakim harus mengambil keputusan yang menguntungkan terdakwa, dan kenyataannya sudah lebih rendah dari tuntutan. Mengenai banding juga berlaku asas ne bis in idem atau asas yang melarang seseorang untuk diadili dan dihukum untuk kedua kalinya bagi kejahatan yang sama. Yang di pertentangkan dan perlu juga diperhatikan adalah adanya de auditu testimonium de auditu atau keterangan saksi yang disampaikan di muka sidang pengadilan yang merupakan hasil pemikiran saja atau hasil rekaan yang diperoleh dari orang lain. Deliknya sudah jelas yaitu delik dolus delik yang memuat unsur-unsur kesengajaan. Masalahnya buktinya seperti yang dipolemikkan masih belum preponderance atau belum berbobot. Kalau asas asas ini dan yang lain lain di nexus kan apa jadinya ?, nanti kita ikuti babak berikutnya.

Singkatan singkatan dalam kasus Bank Century

Sering kita mendengar singkatan singkatan yang membingungkan dalam pembahasan Kasus Bank Century berikut ini yang saya kumpulkan dari singkatan itu.

Antaboga Delta Sekuritas (ADS)
Asset Exchange Agreement(AEA)
Asset Sales and Purchase Agreement (ASPA)
Assets Management Agreement (AMA)
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),
Bank Indonesia (BI)
Batas Maksimal Pemberian Kredit (BMPK)
Capital Adequacy Ratio (CAR)
Chinkara Capital Ltd (Chinkara)
Dana Pihak Ketiga (DPK)
Deputi Gubernur (DpG)
Deputi Gubernur Senior (DGS)
Dewan Komisioner (DK)
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)
Dewi Tantular (DT)
Direktorat Kredit BPR dan UMKM (DKBU)
Direktorat Pengawasan Bank (DPwB)
DpG Bidang 6 (SCF),
Energy Quantum Eastern (EQE)
Fasilitas pendanaan Jangka Pendek (FPJP)
First Gulf Asia Holding (FGAH)
General Sales Management (GSM)
Giro Wajib Minimum (GWM)
Hesham Al Warraq (HAW).
Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK)
Kartu Tanda Penduduk (KTP)
Komite Koordinasi (KK)
Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK),
Landesbank Baden-Wurttemberg (LBBW)
Laporan Hasil Pemeriksaaan (LHP),
Lembaga Pengawas Perbankan (LPP)
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS),
Letter of Credit (LC)
Medium Term Notes (MTN)
Memorandum of Understanding (MoU)
Negotiable Certificate Deposit (NCD)
PT Bank Century Tbk (BC)
Pemegang Saham Pengendali (PSP)
Robert Tantular (RT)
Penyertaan Modal Sementara (PMS)
Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif (PPAP)
Peraturan BI (PBI)
Posisi Devisa Neto (PDN).
Rafat Ali Rizvi (RAR)
Rapat Dewan Gubernur (RDG)
Rasio Kecukupan Modal (CAR)
Real Time Gross Settlement (RTGS)
Republic of Indonesia (RoI)
Saudi National Commercial Bank (SNCB)
Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN)
Surat Keputusan (SK)
Surat Perbendaharaan Negara (SPN)
Surat Utang Negara (SUN)
Surat-Surat Berhaga (SSB)
Telltop Holdings Limited (TTH)
The European Union On Cross Border Financial Stability (EUCBFS)
The Financial Supervisory Authorities (FSA)
US Treasury Stnps (UTS)
Undang undang (UU)
United States Dollar (USD)

Ilmu Padi atau Ilmu Manusia

padisumo wanitaSiapa yang tidak tahu ilmu padi ” semakin berisi semakin merunduk ” tapi sudah kodratnya lain padi lain manusia beginilah ilmu manusia kalau dibandingkan dengan ilmu padi ” semakin berisi semakin merunduk ” , ya kita negara demokartis anda ingin seperti padi atau seperti manusia terserah anda. Andalah penentu jalannya perkembangan ilmu di nusantara kita ini.

Apa sih kriteria BOTD itu ?

Posting ke Blog udah tiap hari. Topiknya juga udah ngikut keyword ranking tinggi. Situs udah didaftar di Google, Yahoo, Bing. Page Rank udah 3/10. Bantuin dong apa sih kriterianya ??? Supaya masuk BOTD.          :

Arti kupu kupu di patung Barack Obama

Bila melihat patung Barack Obama ada "seekor kupu kupu di jari nya" , ini menunjukkan apresiasi nya pada "Logika Matematika" yang sudah selayaknya produknya diajarkan pada anak didik di mulai sekolah sekolah dasar kita sampai perguruan tinggi. Seperti kupu kupu yang mengalami "metamorphosa" teori teori Ilmu Pengetahuan juga mengalami "Metatheorema" yang dimulai dari "Membuat definisi definisi" atau "bikondisional" "kondisional" "disyungsi" terlebih dahulu seperti yang sudah saya tulis di Blog saya. Kalau Presiden Amerika saja saja sudah mengapresiasi ini sebagai satu yang terpenting dari "kecerdasan majemuk" mengapa kita masih tunggu lagi ?? Saya yakin ini adalah pesan dari Presiden Barack Obama. Kalau gak percaya tanya aja sendiri padanya. he .. he .. he

Jika kursi ini seperti kuda terbang

405 aayatul al alas aluminium auditorium ayat ayatul bacaan bahan bakso balon bantal bantalan bar barany barber barbershop baso besi betawi bis bola brosur budaya bukit bus busa cafe chairman cheetos chitos citos cover cukur dapil darba design di dimensi direksi donati download drum duduk elephant ergonomis ergotec fantoni fiber foto futura gambar game gerindra gigi goyang hadap harga hidrolik hotel ichiko indachi index interior jok jurmala kafe kain kantor kasur katalog kayu kerajaan keramas klasik koolkond kuliah kulit kursi laboratorium lantai lenong lipat list madura mahasiswa makan malas manager material media meeting meja merek merk ml model modern napolly nyaman office pabrik paku pan pangkas panjang pelaminan pembagian pembuatan pemeriksaan penemu penentuan per pijat plastic plastik price programmas putar raja rapat ratus rental restaurant resto rotan salon sandaran santai sarung second service servis siswa snmptn sofa sporta stadion staf staff stainless stramm subaru sudut supplier susun sutradara tamu tiger tk tunggu ukuran valutas warnetKursi akan mengantarkan anda ke puncak kejayaan atau keterpurukan. Kursi di DPR membuat anda kebal hukum. Kursi CEO woow .. anda jadi orang kaya. Juga bisa kursi pesakitan di pengadilan jadi saksi yang meningkat jadi terdakwa wadoow. Kusri penganten woow .. ya begitulah kisah sebuah kursi … Indonesia ini pernah jadi negara yang Animisme .. pasti bakatnya luar biasa di bidang Animasi .. ya Animee. Setiap benda mempunyai nyawa. Jadikanlah itu jadi film cartoon, komik, dvd video, tayangan TV … ya jika kursi seperti kuda … maka jadilah komik kartun ….. jadikanlah semua benda subyek animasi .. sebagai penghargaan jaman animisme bangsa purba kita secara modern. Tag : :, , , ,

Khayalan Kepadatan Ikan di satu lokasi Terumbu Karang

images-ikan terumbu karangSetelah berkhayal tentang KTKn ( Kepadatan Terumbu Karang hidup setelah ditanam n kali ), khayalan selanjutnya adalah berapa rata rata kepadatan populasi ikan diatas terumbu karang hidup ( KPIn). Khayalannya yaitu semakin padat terumbu karang (KTKn) semakin banyak ikannya. Dan Semakin tebal terumbu karang (Ttk) semakin banyak ikannya. Jumlah ikan juga bergantung pada kedalaman rata rata terumbu karang dari permukaan rata rata air laut ( Hi). Akhirnya didapat Rumus Kepadatan Populasi Ikan ( KPIn) ( Rumus Aswo II )

KPIn = fi * KTKn * Ttk / ( Hi * Li )

KPIn = Kepadatan ikan disatu lokasi per m3 air laut setelah n kali penanaman terumbu karang [ ikan/m3]
KTKn = Kepadatan Terumbu Karang setelah n kali ditanami [ karang / m2]
Ttk = Tebal Terumbu karang [ m]
Hi = Kedalaman terumbu karang dari muka air laut rata rata [ m]
Li = Luas Area terumbu karang yang ditinjau [ m2]
fi = faktor kesukaan ikan tinggal disatu lokasi [ faktor Aswo]

Mencari dimensi faktor kesukaan ikan ( faktor Aswo II )

images-ikan terumbu karang 1[ikan/m3 ] = fi * [karang/m2] * [m] / [ m2 * m]
[ikan/m3 ] = fi * [ karang/m5 * m ]
[ikan/m3 ] = fi * [ karang/m4 ]
fi = [ ikan * m1 /karang] = faktor Aswo II ( nama saya dunk). Ayo jangan membebek sama NEOLIB , kita mengarang rumus sendiri … kahayalan .. kalau setiap Blogger punya ide mengarang rumus sendiri akan bertaburan jutaan rumus-rumus baru seperti bertaburannya lagu lagu baru para musisi. Dengan data statistik faktor fi benar benar bisa di eksplorasi. he he .. sudah seperti ilmiah khan .. seperti yang mulia Sir Newton he he …